Konsep Dasar Pemrograman Visual Basic

Standar

Artikel 5- Konsep Dasar Pemrograman Visual Basic

Visual Basic adalah bahasa pemrogaman tingkat tinggi produk keluaran Microsoft Corporation dan merupakan pengembangan dari bahasa BASIC (Beginners’ Allpurpose Symbolic Instruction Code) versi DOS.

Perbedaan antara Visual Basic dengan bahasa BASIC adalah pemrogaman BASIC masih berorientasi pada text dan program dieksekusi secara berurutan. Untuk itu bahasa BASIC disebut sebagai interpreter. Sedangkan dalam Visual Basic dengan lingkungan grafiknya, pemrograman berorientasi objek dan sudah merupakan compiler. Visual Basic merupakan pemrograman terkendali kejadian (even driven pemrogaman) artinya pemrograman menunggu sampai adanya respon dari pengguna berupa event/kejadian tertentu (tombol di klik, menu dipilih, dan lain-lain). Ketika event terdeteksi, kode yang berhubungan dengan event akan dieksekusi.

Perkembangan Visual basic sangat pesat karena pemakaiannya mudah dan banyak sekali fasilitas-sfasilitas yang disediakan. Berikut ini akan dijelaskan sejarah perkembangan visual basic, yaitu:

  1. Visual basic pertama kali diperkenalkan pada tahun 1991, yaitu Visual basic untuk DOS dan Windows.
  2. Dua tahun kemudian tepatnya pada tahun 1993 Visual 3.0 dirilis.
  3. Akhir tahun 1995 dirilis Visual basic 4.0 dengan tambahan pendukung aplikasi 32 bit.
  4. Tahun 1997 Visual basic 5.0 dirilis.
  5. Terakhir adanya perkembangan versi yang up-date hingga tahun 200x.

Visual Basic 6.0 menyediakan banyak objek-objek yang sangat mudah untuk digunakan, selain itu juga banyak memiliki fasilitas-fasilitas yang ada diantaranya fasilitas OOP (objek Oriented Programing) dan OLE (Objek Linking andEmbedding). Program aplikasi yang dibuat dapat diterapkan pada komputer pribadi. Selain fasilitas yang menyatu; Microsoft Visual Basic 6.0 juga didesain dengan arsitektur terbuka

Seperti aplikasi-aplikasi komersil lainnya, Visual basic 6.0 juga dipasarkan dalam berbagai jenis atau versi. Beberapa versi dari visual basic 6.0 yang ada diantaranya adalah:

  1. Standard Edition. Produk dasar ini adalah versi standard yang sudah mencakup berbagai sarana dasar dari Visual Basic 6.0.
  2. Enterprise Edition. Versi ini dikhususkan untuk para programmer yang ingin mengembangkan aplikasiremote computing atau client-server. Biasanya versi ini digunakan untuk membuat aplikasi pada jaringan.
  3. Profesional Edition berisi tambahan Microsoft. Versi ini memberikan berbagai sarana ekstra yang dibutuhkan oleh berbagai programmer profesional. Seperti kontrol tambahan, dukungan untuk pemrograman internet serta sarana pengembangan database yang lebih baik.

Pada project Visual Basic terdiri dari beberapa file yang saling terkait satu dengan yang lain. Tiap file berisi berbagai informasi seperti form. modul dan sbagainya. Berikut ini, file-fle yang tercipta saat mendesain sebuah program :

  1. File Project (.vbp) untuk menyimpan informasi tentang project yang digunakan.
  2. File modul (bas) untuk menyimpan rutinitas program. Beberapa modul berhubungan dengan form, beberapa modul yang lain digunakan untuk menyimpan fungsi dan procedure program.
  3. File form (.frm) untuk menyimpan informasi tentang form yang dibuat.
  4. File ini berhubungan dengan modulFile Resource (.res ) untuk menyimpan informasi icon yang digunakan.
  5. File ActiveX Control (.ocx ) untuk menambah icon pada tollbox yang awalnya masih standar

 http://brankaseverest.wordpress.com/artikel/pemrograman-dasar/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s